#Ramadhan3p: Terpesona Pantai Tanjung Papuma

on blog papuma P1400604 copy

Sebenarnya Tanjung Papuma tak ada dalam list tujuan trip kali ini. Tapi karena kami tak jadi pergi ke G-land dan Red island, maka kami memutuskan untuk ke tempat ini. Saya sudah sering melihat foto-foto view Tanjung Papuma di dunia maya. Tempat ini mulai tersohor kira-kira 3 tahun yang lalu. Tanjung Papuma terletak di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan-Jember.

Setelah perjalanan hampir satu setengah jam dari Kota Jember, sampailah kami di pintu masuk Pantai Tanjung Papuma. Kami membayar tiket masuk seharga 17.500 rupiah/ orang untuk weekend. Kebetulan kami memang berkunjung di hari sabtu. Pukul dua siang saat matahari sedang terik, kami disambut sekelompok lutung dan deburan ombak di Pantai ini. Pantainya keren banget, ga nyesel deh kesini, karean air lautnya biru tosca, ombaknya yang besar, serta batu karangnya tinggi-tinggi menjadi pemandangan yang menawan.

on blog papuma P1400554 copy
Lutung (Trachiphytecus auratus)
ombak tanjung papuma
Debur ombak yang menghantam batu karang

Air laut sedang surut kala itu, sehingga banyak masyarakat yang mencari timun laut, kerang, bahkan ikan yang terjebak diantara bebatuan. Kamipun turut serta mencarinya. Asik juga kalau surut seperti ini, jadi bisa berjalan ke area bebatuan besar yang menjadi iconnya Tanjung Papuma.

tanjung papuma selagi surut
Laut yang surut
on blog papuma P1400691 copy
Aktivitas masyarakat sekitar ketika laut surut

Selain terpesona dengan kontur pantainya yang indah, saya juga terpesona melihat perahu-perahu yang bersandar rapih di bibir pantai. Jenis perahu yang hampir tidak saya temukan ketika berada di Pantai Jawa Barat. Mirip perahu-perahu tempo dulu yang pernah saya lihat di Museum Bahari. Seperti perahu yang digunakan pelaut untuk mengarungi samudera pada jaman kerajaan. Klasik 🙂

on blog papuma P1400681 copy
Parahu-perahu nelayan

Di area Pantai Tanjung Papuma terdapat gardu pandang yang memungkinkan kita untuk bisa menikmati Papuma dari ketinggian. Dari gardu pandang saya bisa melihat pebukitan di sebrang lautan dan kapal nelayan yang mencoba melaut dan melawan ombak.

on GIK P1400861 copy
Berlayarlah perahuku, terjang ombak arungi samudera

Dari gardu pandang, saya juga bisa melihat riak air laut yang tosca dan buihnya ketika ombak terpecah karang. Adem rasanya.

on blog papuma P1400848 copy
Air laut biru tosca

Saya membayangkan betapa indahnya matahari terbit maupun tenggelam ditempat ini.

Sebelum beranjak pergi, mari mengabadikan kebersamaan dalam lensa kamera, cheers…

on blog papuma P1400676 copy
Foto bersama
on blog papuma P1400666 copy
Gembira bersama ki-ka (me, thia, rendy, fia, arif)

Alam akan sangat mempesona jika begitu adanya bukan? 

Jadi, biarkan ia seperti adanya, dan jangan sekalipun merusaknya.

Bagi yang berminat mengunjungi pantai ini, tiketnya cukup murah meriah kok yaitu Rp.15.000/orang weekday dan Rp. 17.500/ orang weekend.

Cheers,

Nunuz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 6 =