Dari Temen Jadi Demen: #Temantapimenikah-Ayudia dan Ditto

Temantapimenikah-ayuditto

Pernah naksir temen sendiri? atau malah jadi sayang?

Mungkin sembilan puluh persen diantara kalian menjawab ‘Pernah’

#Temantapimenikah adalah buku kuning yang lahir dari kisah dua sahabat Ayu dan Ditto yang pada akhirnya memutuskan untuk menikah setelah tiga belas tahun berteman, sahabat tepatnya.

Baca buku ini jadi agak-agak falshbackย dan mengakui kalau pernah sayang sama sahabat sendiri.

Pasangan #Temantapimenikah ini mengawali kisah mereka dibangku SMP. Tepat ketika Ucha panggilan Ayu duduk di samping Ditto dihari pertaman masuk sekolah.

Sebagaimana kisah anak remaja pada masa itu, mereka berteman akrab. Mereka saling mendukung kegemaran satu sama lain, bahkan saling mendengarkan satu sama lain. Tak ada yang lebih menyenangkan memang memiliki teman yang bisa saling menemukan potensi masing-masing.

“Panggung itu hidup gue, Cha,” kelakar Ditto. “Santai aja, ada gue di sini.” Ditto merangkul bahu Ayu untuk menenangkannya.

Ayu tersenyum. Diam-diam ia menyetujui kata-kata Ditto. Panggung dan perkusi adalah hidup Ditto. Ia selalu bisa melihat bagaimana bedanya Ditto saat memainkan alat musiknya.

Suka baca buku ini, karena berasa baca diary mereka berdua. Seru, lucu, dengan tingkah mereka.

“Kerja dari sesuatu yang emang bener-bener lo suka, To. Gue suka akting, gue kerja di sana. Lo suka main perkusi, lo bisa kerja ngandelin perkusi lo itu.”

Ada yang bela-belain pindah jurusan demi bareng-bareng terus. Ada yang bangga atas pencapaian satu sama lain. Adaa selalu punya waktu dan kuping satu sama lain, padahal sok sibuk kalau depan pacar sendiri.

Mana ada dua orang cewek dan cowok bisa sahabatan tanpa salah satu dari mereka punya perasaan lebih?

Hemph, kadang kala rasa sayang tidak lebih besar dari rasa takut kehilangan. Diucapkan, takut persahabatan bubar. Tidak diucapkan, takut lambat laun akan kehilangan karena dia sama yang lain. Dua-duanya punya kemungkinan untuk kehilangan bukan?

Ayu sama Ditto mengeksekusi perasaan mereka disaat yang tepat.

Mungkin yang lagi naksir sahabat bisa baca buku ini.

4 comments

  1. oh jadi mereka nerbitin buku? waaa asik, aku juga suka aja liat pasangan muda seperti mereka yg cocok banget. trus juga keakrabannya itu yg bikin iri, secara merela berdua sahabat dr kecil pasti tau lah ya seluk beluk masing2 pasangan ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 9 =