Wisata Murah di Pantai Gandoriah

Seusai bermain pasir putih di Pulau Angso Duo, kami memutuskan untuk wisata murah di Pantai Gandoriah. Pantai yang menjadi Primadona Wisata di Pariaman, yang namanya diambil dari seorang wanita bernama Gandoriah. Di pantai ini kita bisa berwisata kuliner olahan hasil laut, hingga berfoto-foto di sepanjang pantai. Pantai Gandoriah memiliki beberapa spot untuk bersantai bersama keluarga, berfoto dengan berbagai landmark yang ada, hingga menghibur anak-anak dengan bermacam mainan yang tersedia. Tempat ini cocok untuk kita para pelancong yang punya budget pas-pasan, namun tetap ingin merasakan liburan diakhir pekan bahkan akhir bulan. Aksesnya tak sesulit yang saya bayangkan.

Pantai Gandoriah, kelanaku.com
Pantai Gandoriah, Priaman

Mendarat di Pantai Gondariah, saya dan Eva memutuskan untuk mencari pemadam kelaparan. Perut yang keroncongan, cacing yang sudah berdemo habis-habisan, dan tak lupa asam lambung yang memuncak sudah meminta untuk diredakan. Sebelum berangkat ke Pariaman, salah seorang teman mengamanatkan saya untuk mencoba Nasi Sek. Saya yang tak tahu rupa Nasi Sek, mengedarkan pandangan ke sekitar warung-warung yang berjajar, untuk sekedar melihat tulisan Nasi Sek di papan-papan yang tertera di dekatnya.

“Gue ga paham Nasi Sek kayak gimana. Warung itu sih jual kalau liat di plang nya. Tapi kita cari tempat yang enak deh buat bisa duduk agak lama. Masa iya makannya pas banget di pinggiran jalan.” Ajak saya ke Eva

“Iya kak, nyari yang enak buat duduknya.”

Eva mengamini usul saya. Kami pun berjalan ke arah patung bertuliskan monumen TNI AL. Tapi, untung tak dapat diraih, tak kami temukan satu warung pun menjual Nasi Sek. Kami hanya melihat warung-warung tenda di pinggir jalan di sepanjang Pantai Gandoriah menjajakkan aneka macam panganan dari hasil laut. Akhirnya, kami memutuskan untuk mencicipin kuliner di Pantai Gandoriah, yang sepertinya menjadi salah satu tempat wisata kuliner aneka macam seafood di Pariaman.

Kuliner di Pantai Gandoriah

Disepanjang Pantai Gandoriah, banyak terdapat aneka camilan berbahan dasar ikan, kerang, kepiting dan hasil laut lainnya. Jajanan-jajanan tersebut dijual dengan harga yang cukup murah.   Untuk “Rakik” sejenis gorengandari tepung bercampur berbagai macam udang dan kepiting dijual seharga 4 ribu. Selain itu, di sepanjang jalan ini juga dijajakan Sate Lokan. Sate Lokan merupakan sate dari kerang yang disiram dengan kuah santan berwarna kuning kental. Satu porsi sate ini dibandrol 10 ribu/5 tusuk.

“Sumpah nih sate enak banget.” saya berkomentar tatkala mencicipi Sate Lokan

“Gue mau nambah ah.” Imbuh saya

Saya yang langsung suka dengan rasa dari Sate Lokan berjalan meninggalkan Eva yang sibuk menyedot kerang menuju ibu penjual di pinggir jalan. Belum juga habis, saya sudah meminta tambah. Rakus ya 🙂

pantai Gandoriah, jajanan, kelanaku.com
Jajanan disepanjang Pantai Gandoriah
Pantai Gandoriah, gorengan seafood, kelanaku.com
Berbagai macam Rakik yang dijajakan disepanjang Pantai Gandoriah

Ada juga  nih makanan yang berasal dari sejenis siput, tapi bentuknya lonjong. mirip tutut kalau di Sunda. Saya lupa namanya apa, tapi yang jelas rasanya enak banget dan murah banget. Jajanan berkuah santannya nan gurih, nikmat, nagih ini dijual seharga 10 ribu/porsi. Tak ketinggalan, opak dan bihun yang dicampur kemudian disiram dengan kuah santan. Serta aneka macam jenis minuman mulai dari kopi, susu, jus, hingga kelapa muda tak lupa pula di jajakan pula di Pantai Gandoriah ini. Satu butir kelapa muda dijual seharga 10 ribu saja.

Pantai Gandoriah, jajan seafood, kelanaku.com
Berbagai macam sate dan kerang, serta opak dan bihun

Baca Juga: 5 tempat wisata yang layak kamu kunjungi ketika berada di Sumatera Barat

kuliner di Pantai Gandoriah, kelanaku.com
Sate Lokan/kerang (atas) dan kerang bumbu kuning (bawah)
Kuliner seafood di Pantai Gandoriah, kelanaku.com
Makan kerang ini kudu super sabar, sedot terus 🙂

Karena perut masih keroncongan, kami putar arah mencari Nasi Sek. Rasa penasaran kami terobati manakala beberapa bungkus Nasi Sek tersaji ditemani aneka lauk pauk di atas meja makan kami. Nasi Sek sebenarnya merupakan singkatan dari “Seribu kenyang”. Porsinya memang sangat sedikit, layaknya nasi kucing di Yogyakarta. Dibungkus daun pisang, nasi sek dihidangkan saat panas dengan berbagai macam lauk pauk.

Harganya tidak lagi seribu rupiah saat ini. Harganya langsung ditotal dengan jenis lauk yang kita makan. Apalagi kalau lauknya ada tambahan semur jengkol, harganya bisa melonjak. Tapi ga jauh dari harga Nasi Padang lah. Eh, emang di Padang ada Nasi padang?  🙂 🙂

Pantai Gandoriah, Nasi Sek, kelanaku.com
Nasi Sek dengan bermacam lauk-pauk

Fasilitas di Pantai Gandoriah

Untuk menikmati kuliner agar terasa lebih nikmat, kita bisa juga nih sambil duduk-duduk di pinggir pantai ini sambil melihat Pulau Angso Duo di seberangnya. Kursi-kursi seperti ini tersebar sepanjang pantai dan kita boleh menggunakannya. Asikkan 🙂

Pantai Gandoriah, Pulau Angso Duo, kelanaku.com
Kursi-kursi yang bisa digunakan sambil menyantap makanan

Atau yang sedang jalan-jalan bersama keluarga, bisa juga bawa anak-anaknya atau adik-adiknya untuk bermain berbagai macam permainan di Pantai Gondariah. Waktu kami berlibur di sana, kebetulan memang sedang liburan sekolah terkait ujian nasional. Jadi banyak keluarga dengan anak-anak yang masih kecil-kecil bermain di sini.

Area Bermain anak di Pantai Gandoriah, kelanaku.com
Area Bermain Anak di Pantai Gandoriah

Selain itu, terdapat fasilitas umum berupa masjid  yang besar dilengkapi toilet dengan jumlah yang cukup banyak. Tapi pintu toiletnya setangah terbuka. Tapi tenang aja, ga ada yang ngintip juga.

Oh ya, masih diarea bermain anak, terdapat sebuah panggung untuk pertunjukan seni dan di samping bangunan beratap oranye ini terdapat perpustakaan kecil gitu. Sayangnya kemarin perpustakaannya tidak buka. 🙁

Pantai gandoriah, fasilitas, kelanaku.com
Fasilitas di Pantai Gandoriah Sangat Lengkap Untuk Berwisata Keluarga

Pantai Gondariah ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap sebagai primadona wisata pantai di Pariaman. Jika ingin berkeliling tapi ga mau capek, bisa juga menyewa kereta kuda. Lumayan kan hemat energi. Kalau saya sih cukup jalan saja, sambil mecari spot-spot untuk berfoto. Lagian lumayan uangnya buat jajan Sate Lokan lagi.

Baca juga: Masjid Raya Sumatera Barat

Landmark Untuk Berfoto

Perut kenyang hati pun senang dan punya tenaga juga mengambil gambar sebagai kenang kenganan untuk yang tersayang. Saya sibuk mengarahkan kamera keberbagai sudut Pantai Gandoriah. Di tepi pantai terdapat monumen perjuangan TNI Angkatan laut lengkap dengan tank amfibi-nya.

Pantai Gandoriah, Monumen, kelanaku.com
Monumen Perjuangan TNI AL di Pantai Gandoriah

Area lain yang menjadi spot yang cocok untuk mengambil gambar adalah darmaga ini. Warna cat yang mencolok, bentuk yang unik, bisa banget nih buat foto-foto. Ditambah lagi area sebelah ujung bisa punya latar belakang Pulau Angso Duo. Pasti ciamik 🙂

Darmaga Pantai Gandoriah, kelanaku.com
Darmaga Penyeberangan di Pantai Gandoriah

Menjauh dari darmaga penyeberangan, kita bisa menemukan sebuah taman, “Asean Youth Park” namanya. Yuk, kita berfoto dulu 🙂

Asean Youth Park Pantai Gandorian, kelanaku.com
Asean Youth Park di Pantai Gandoriah
Asean Youth Park Pantai Gandoriah pariaman, kelanaku.com
Eva, travelmate kali ini 🙂
Asean Youth Park Pariaman, kelanaku.com
Saya di foto oleh Eva

Gimana Akses ke Pantai Gandoriah?

Aksesnya yang mudah dan murah membuat pantai ini tak sepi pengunjung. Jika kamu dari Padang, saya sarankan menggunakan kereta api untuk menuju wisata pantai di Pariaman ini. Perjalan hanya dua jam dengan harga tiket 5K saja.

Mari berkelana, bahagia!

12 comments

    1. Setahu saya ada Mba. Tapi kalau mau ke Gandoriah mending naik Kereta aja dari Padang ke Pariaman. Lebih mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 5 =