Curug Bibijilan: Buniayu, Sagaranten

Dua postingan saya sebelumnya menceritakan bagaimana indahnya Gua Buniayu dan oleh-oleh apa yang kami dapat dari setiap jalur yang kami lewati. Tapi tentunya oleh-oleh yang melekat pada pakaian kami hingga keluar gua tak lain adalah LUMPUR bak lelahan Chocolate. Tentunya kami ingin membersihkannya, dimana membersihkannya?. Curug inilah jawabannya. Curug Bibijilan yang terletak tak jauh dari Gua Buniayu, menjadi alternatif paling […]

Continue Reading

Death by Chocolate Zone: Buniayu cave

Walking, jumping, crawling, and even rolling, everything is done in the Buniayu cave…. Seperti yang sudah saya ceritakan di postingan sebelumnya “Beautiful cave: Buniayu Sukabumi”, Buniayu sangat mempesona, ornamen-ornamennya bagus dan beragam. Begitu pula jalur yang harus kami lewati. Lumayan melelahkan bagi saya, karena 4 jam waktu yang dibutuhkan untuk mengeksplorasi gua ini. Buniayu terbagi menjadi tiga […]

Continue Reading

Beautiful cave: Buniayu Sukabumi

Gua Buniayu semula bernama Gua Cipicung. Nama ini diambil dari nama kampung di sekitar gua ini berada. Namun, masyarakat setempat mengenalnya dengan Gua Siluman. Secara administratif gua ini termasuk ke dalam kawasan  Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten DT II Sukabumi. Tahun 1982 seorang speleogiwan Indonesia-Dr.R.K.T Kho, bersama beberapa penelusur berkebangsaan Perancis anggota Federasi De Speleleologie (FFS) […]

Continue Reading

Curug Cibeureum-Selabintana

Tentunya kita sering mendengar Air Terjun, atau Curug, biasa orang sunda menyebutnya. Awalnya saya kira Curug Cibeureum itu hanya ada satu, yaitu  di Cibodas. Ternyata ada dua, satunya lagi di Selabintana ini. Hoo.. padahal tahun 2008 pernah kesini, tapi tak tau nama curugnya. Kesamaan nama, membuat saya tergelitik untuk mencari Informasi mengenai curug ini. Searching […]

Continue Reading

Papandayan: Obrolan Warung Kopi ala Pendaki

Papandayan

  Mengekspos keindahan Indonesia turut bertanggung jawab untuk membuatnya tetap terjaga…. Pagi di Pondok Salada. Betapa terkejutnya saya melihat kondisi yang ramai bak pasar disini. Banyak sekali tenda di sana-sini, rame. Saya bergumam “baru kali ini naik gunung rame kayak pasar”. Saya baru menyadari keadaan di sekitar pada pagi hari, karena saya sampai di Pondok […]

Continue Reading