Dieng dan Anak Gimbal

Anak Rambut Gimbal_470

“Pak, orang sini nikahnya banyak dengan orang sini juga ya?” tanya saya pada supir Elf yang kami tumpangi. “Lu mau nikah ma orang sini Nuz.” guyon teman saya. “Ga lah, gue pengen tau aja.” jawab saya singkat sambil menunggu jawaban dari bapak supir. “Iya sih Mba, banyaknya nikah dengan tetangga kampung. Orang Dieng juga” setidaknya […]

Continue Reading

Tengger, Yadnya Kasada, dan Bromo

Yadnya Kasada Bromo

“Uhuk, uhuk,…Waduh pasirnya masuk mulut.” Saya terbatuk-batu ketika tiba-tiba Kawah Bromo menyemburkan abu vulkanik. Hari masih gelap ketika saya mencoba meniti anak tangga menuju puncak Bromo. Saya jalan berdesakan dengan mereka yang sama-sama ingin menyaksikan prosesi pelemparan sesaji dan ongkek pada puncak perayaan Yadnya Kasada Suku Tengger. “Gue lupa pake masker nih. Gue balik badan […]

Continue Reading

Selamat datang di Kanekes: Kanan-Cikeusik, Kiri-Cibeo

Get Lost to Cikeusik_0122

Pukul 8 pagi, kami beranjak menuruni tangga demi tangga menuju Terminal Ciboleger. Tempat dimana kami memarkir kendaraan. Pagi ini, kami hendak mengunjungi Baduy Dalam. Setelah sebelumnya menginap di Kampung Kadu Ketug, untuk mengurus beberapa keperluan. Mobil yang kami tumpangi melaju cukup cepat, menyusuri jalan berkelok dan sepi. Kami berbelok arah kiri, menuju daerah Bojongmanik. Setelah […]

Continue Reading

Cap Go Meh 2017, Suryakencana-Bogor

Cap go meh suryakencana bogor_920

Akhir pekan lalu, tepatnya 11 Februari 2017. Masyarakat Bogor melaksanakan Pesta Rakyat yang bertajuk Bogor Street Fest CGM 2017, bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh yang merupakan bagian dari perayaan Tahun Baru Imlek. Nama Cap Go Meh sendiri berasal dari dialek Hokkian yaitu Cap= sepuluh, Go= lima, dan Meh= malam. Acara ini dihadiri oleh Mentri […]

Continue Reading

Mau naik ke puncak Monas, harus pakai strategi

We are family_468

Tik tok tik tok tik tok, jarum jam menunjukan pukul 10.30 WIB (28/01), ketika saya mulai masuk dalam antrean. Ya, antrean, untuk bisa naik ke puncak Tugu Monas. Tebak-tebakan tidak berhadiah pun dimulai antara saya dan sepupu-sepupu saya. “Liftnya ada berapa sih?” tanya sepupu saya “Dua kali, eh tapi masa sih cuma dua, empat kali.” […]

Continue Reading

Sehari Menjadi Turis Lokal di Kota Bogor (Bagian 2): Wajah Kota Bogor

Gunung Salak_425

Setelah sebelumnya kami mengunjungi Museum Perjuangan Bogor, kini waktunya untuk menyusuri pedestrian anyar menuju destinasi berikutnya. Perut kenyang dan energi pun sudah penuh kembali berkat bubur Ajib. Sekedar info, kalau malam hari di area pasar ini, banyak dijajakan makanan-makanan enak dengan harga yang ringan di kantong. Mulai Bubur Ajib ini, doclang, sate, hingga martabak. Mari […]

Continue Reading