Dieng dan Anak Gimbal

“Pak, orang sini nikahnya banyak dengan orang sini juga ya?” tanya saya pada supir Elf yang kami tumpangi. “Lu mau nikah ma orang sini Nuz.” guyon teman saya. “Ga lah, gue pengen tau aja.” jawab saya singkat sambil menunggu jawaban dari bapak supir. “Iya sih Mba, banyaknya nikah dengan tetangga kampung. Orang Dieng juga” setidaknya […]

Continue Reading

Tengger, Yadnya Kasada, dan Bromo

“Uhuk, uhuk,…Waduh pasirnya masuk mulut.” Saya terbatuk-batu ketika tiba-tiba Kawah  menyemburkan abu vulkanik saat perayaan Kasada Bromo. Hari masih gelap ketika saya mencoba meniti anak tangga menuju puncak Bromo. Saya jalan berdesakan dengan mereka yang sama-sama ingin menyaksikan prosesi pelemparan sesaji dan ongkek pada puncak perayaan Yadnya Kasada Suku Tengger. “Gue lupa pake masker nih. […]

Continue Reading

Main Makan di Terminal

“Bulan depan kita ganti tempat ngumpul yuk, bosen nih di kampus mulu tempatnya.” Kiranya itu protes saya, kala sudah merasa bosan dengan kampus kampus dan kampus. Hingga pada akhirnya kami berujung ngumpul di Terminal. Jadi akhir bulan lalu saya dan beberapa teman-teman dari MaknaKata, mengadakan kumpul rutin bulanan yang bertempat di Terminal. Yup, Terminal pake […]

Continue Reading

Elegi Rinaldo: Setiap orang pasti takut kehilangan

Elegi Rinaldo adalah buku yang baru saja terbit ditahun lalu. Buku ini merupakan karya kesepuluh dari penulis muda Bernard Batubara. Ini buku ketiga dari Bara, begitu sapaan penulis muda ini, yang saya baca. Saya baru berkenalan dengan karya-karya Bara dengan membaca Metafora Padma dan Milana. Berbeda dengan kumpulan cerpen Metafora Padma yang lebih bercerita mengenai […]

Continue Reading

Selamat datang di Kanekes: Kanan-Cikeusik, Kiri-Cibeo

Pukul 8 pagi, kami beranjak menuruni tangga demi tangga menuju Terminal Ciboleger. Tempat dimana kami memarkir kendaraan. Pagi ini, kami hendak mengunjungi Baduy Dalam. Setelah sebelumnya menginap di Kampung Kadu Ketug, untuk mengurus beberapa keperluan. Mobil yang kami tumpangi melaju cukup cepat, menyusuri jalan berkelok dan sepi. Kami berbelok arah kiri, menuju daerah Bojongmanik. Setelah […]

Continue Reading

Cap Go Meh 2017, Suryakencana-Bogor

Akhir pekan lalu, tepatnya 11 Februari 2017. Masyarakat Bogor melaksanakan Pesta Rakyat yang bertajuk Bogor Street Fest CGM 2017, bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh yang merupakan bagian dari perayaan Tahun Baru Imlek. Nama Cap Go Meh sendiri berasal dari dialek Hokkian yaitu Cap= sepuluh, Go= lima, dan Meh= malam. Acara ini dihadiri oleh Mentri […]

Continue Reading